Kamis, 30 November 2017

SMP 3 Balung

Acara reuni alumni dan halal bi halal di sekolah yang marak diadakan saat bulan puasa maupun pasca-Lebaran Idul Fitri tidak hanya sebagai ajang ceremonial. Reuni harus dimaknai lebih dari sekedar acara melepas kangen atau mengenang memori ketika masih bersama-sama di bangku sekolah.


"Reuni harus bisa memberikan manfaat, terutama manfaat sosial," kata Wakil Wali Kota, H Sachrudin ketika menghadiri acara reuni akbar SMAN 8 Kota Tangerang dalam keterangan pers diterima Okezone, Senin (3/8/2015).
BERITA REKOMENDASI

    Diduga Masuk Lewat Jalur Tak Resmi, 77 Siswa SMA Negeri 13 Medan Dipecat. Membandingkan Motif Dua Kasus Pembakaran Sekolah di Kalimantan Tengah dan Jambi. Soal Lima Hari Sekolah, Kemenag Minta Kemendikbud Perhatikan Aspirasi Masyarakat

Dikatakannya, reuni seharusnya juga bisa dijadikan momen untuk bersama-sama berkomitmen untuk memberikan kontribusi yang nyata bagi lingkungannya.

"Bisa dimulai dari hal kecil, mulai dari santunan anak yatim seperti di acara ini, atau sambil kerja bhakti untuk kepentingan masyarakat," pesannya.

Menurut Wakil Wali Kota, acara reuni juga bisa dimanfaatkan sebagai ajang untuk berbagi informasi sekaligus memperluas networking diantara peserta. Akan jauh lebih berkesan bila alumni dan pelajar sekolah yang mengelar reuni bisa mengisi acara dengan kegiatan sosial.

"Ini bisa menjadi ajang untuk berbagi pengalaman antar-peserta, mungkin ada diantara teman-teman kalian yang sudah berhasil bisa membantu mengembangkan usaha teman yang lain yang masih belum berkembang," terangnya.

Didepan ratusan alumni angkatan I - X SMAN 8 Tangerang yang menghadiri acara tersebut, Wakil Wali Kota juga mengingatkan agar para peserta tidak sembarangan membuang bekas kotak makanan maupun snack yang disediakan panitia. "Kita harus biasakan untuk menjaga kebersihan dimanapun kita berada. Kalian juga harus menjadi contoh bagi junior kalian yang masih sekolah," jelasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar