Jumat, 01 Desember 2017

R.GUNTUR MAHARDIKA: Akhirnya Misteri Segitiga Bermuda Berhasil Dipecahkan!

Akhirnya Misteri Segitiga Bermuda Berhasil Dipecahkan!

Para pecinta misteri dan teori konspirasi pasti sudah pernah mendengar
tentang misteri segitiga bermuda. Segita bermuda adalah ruang di
antara Puerto Rico, Florida dan Bermuda. Disebutkan bahwa banyak pesawat
maupun kapal yang hilang dan tenggelam di daerah tersebut.

seorang peneliti sains bernama Karl Kruszelnicki mecoba menyelidiki
data dan fakta di segitiga bermuda. Setelah meneliti secara statistika
dan sains dia menemukan jawaban misteri tersebut. Karl menemukan bahwa
perbandingan kecelakaan pesawat dan kapal yang terjadi di daerah
tersebut sama saja dengan yang ada di tempat lain di seluruh dunia.
Tetapi karena segitiga bermuda terletak dekat dengan Amerika dan negara
lain yang padat, sehingga banyak lalu lintas pesawat dan kapal.
Banyaknya pesawat yang lalu lalang mengakibatkan seolah jumlah
kecelakaan di daerah tersebut sangat tinggi. Padahal secara
persentase tidak ada kenaikan signifikan penyebab kecelakaan di segitiga
bermuda dengan di tempat lain.

Masih menurut Karl Kruszelnicki, sejarah tentang segitiga bermuda
dimulai sejak perang dunia pertama dan kedua. Karl menjelaskan bahwa
pada kedua perang dunia tersebut jumlah pesawat tempur dan kapal
perang yang lalu lalang sangatlah banyak. Tidak jarang juga terjadi
pertempuran di daerah tersebut. Inilah yang menyebabkan banyaknya
pesawat dan kapal yang mengalami kerusakan, jatuh serta hilang.

Menurut data dan fakta ternyata didapat bahwa segitiga bermuda bukanlah
tempat berbahaya untuk dilalui. Tapi skenario teori konspirasi selalu
akan muncul. Beberapa kejadian yang sebenarnya dapat dijelaskan dengan
sains akan selalu dikaitkan dengan misteri yang tidak bisa dipecahkan
dan di luar jangkauan manusia.

Kamis, 30 November 2017

SMP 3 Balung

Acara reuni alumni dan halal bi halal di sekolah yang marak diadakan saat bulan puasa maupun pasca-Lebaran Idul Fitri tidak hanya sebagai ajang ceremonial. Reuni harus dimaknai lebih dari sekedar acara melepas kangen atau mengenang memori ketika masih bersama-sama di bangku sekolah.


"Reuni harus bisa memberikan manfaat, terutama manfaat sosial," kata Wakil Wali Kota, H Sachrudin ketika menghadiri acara reuni akbar SMAN 8 Kota Tangerang dalam keterangan pers diterima Okezone, Senin (3/8/2015).
BERITA REKOMENDASI

    Diduga Masuk Lewat Jalur Tak Resmi, 77 Siswa SMA Negeri 13 Medan Dipecat. Membandingkan Motif Dua Kasus Pembakaran Sekolah di Kalimantan Tengah dan Jambi. Soal Lima Hari Sekolah, Kemenag Minta Kemendikbud Perhatikan Aspirasi Masyarakat

Dikatakannya, reuni seharusnya juga bisa dijadikan momen untuk bersama-sama berkomitmen untuk memberikan kontribusi yang nyata bagi lingkungannya.

"Bisa dimulai dari hal kecil, mulai dari santunan anak yatim seperti di acara ini, atau sambil kerja bhakti untuk kepentingan masyarakat," pesannya.

Menurut Wakil Wali Kota, acara reuni juga bisa dimanfaatkan sebagai ajang untuk berbagi informasi sekaligus memperluas networking diantara peserta. Akan jauh lebih berkesan bila alumni dan pelajar sekolah yang mengelar reuni bisa mengisi acara dengan kegiatan sosial.

"Ini bisa menjadi ajang untuk berbagi pengalaman antar-peserta, mungkin ada diantara teman-teman kalian yang sudah berhasil bisa membantu mengembangkan usaha teman yang lain yang masih belum berkembang," terangnya.

Didepan ratusan alumni angkatan I - X SMAN 8 Tangerang yang menghadiri acara tersebut, Wakil Wali Kota juga mengingatkan agar para peserta tidak sembarangan membuang bekas kotak makanan maupun snack yang disediakan panitia. "Kita harus biasakan untuk menjaga kebersihan dimanapun kita berada. Kalian juga harus menjadi contoh bagi junior kalian yang masih sekolah," jelasnya.

Selasa, 28 November 2017

Mengenal Baca Tulis dari Sebuah Pensil SMPN 3 Balung

7 Pelajaran dari sebuah pensil :

1. Bergantung kepada tangan yang menggunakannya
2. Tergantung pada kemampuanmu untuk dituntun oleh tangan tersebut.
3. Melewati proses yang sakit (peruncingan)
4. Diperlengkapi dengan penghapus
5. Yang paling berharga dari pensil adalah yang ada didalam pensil bukan yang diluar.
6. Tinggalkan jejak.
7. Patah bukan akhir dari segalanya.
Semoga bermanfaat.

Swara Maharddhika SMPN 3 Balung Kembalikan Baliku

Sejak kecil, Guruh telah terlatih sebagai penari yang terampil di samping mengasah bakatnya di dunia musik, Ia mendirikan grup kesenian Indonesia yang bernama GSP Production (Gencar Semarak Perkasa) dan juga sebelumnya Swara Mahardhika[2]. Selain itu ia juga pernah mendirikan grup musik Guruh Gipsy dan Gank Pegangsaan bersama Keenan NasutionAbadi Soesman, dan Chrisye

Vacation With Children Specialist in Family Travel: to Bali SMPN 3 Balung

Bali, one of over 18,000 islands that make up Indonesia, is in Southeast Asia. It is also one of the most popular places for Australian families to travel to with children of all ages. Other than an even greater determination on the part of the Balinese to welcome and protect their visitors, Bali has not changed. Smiles are still prevalent in this paradise, which is famous for its friendly people, colourful culture and beautiful beaches. It's one of the friendliest destinations for families and there's probably no easier place to have a relaxing holiday with young ones.


The Balinese love kids and many hotels and resorts cater especially for children. There are free kids' club activity programs, large family rooms with toys, discounted interconnecting rooms and free or discounted children's meals. Babysitters are readily available and are excellent value, costing just a few dollars an hour. If you are looking for the best places to stay in Bali, we have put together a list of where to stay in Bali with kid

Minggu, 26 November 2017

LIBURAN KELUARGA KE BALI

Manfaat liburan bagi kesehatan memberikan hal yang baik bagi keseimbangan kebutuhan tubuh, selain itu ia juga bermanfaat untuk berbagai faktor dalam kehidupan, berikut penjelasannya:


Mengurangi stress
Rutinitas yang setiap hari dilakukan terus-menerus membuat perasaan jenuh yang dapat membangkitkan stress. Cenderung tidak tertarik dalam melekukan sesuau, tidak adanya motivasi dan kelelahan adalah gejala stress. Penelitian pada 76 pegawai, menunjukkan perasaan stress mereka cenderung menurun dengan liburan.

Membuka wawasan baru
Bertemu dangan banyak orang saat liburan memungkinkan anda mendapat teman baru dari berbagai penjuru. Ini memicu daya sosialisasi anda pada hal-hal yang baru dan menambah pengetahuan anda. Tidak menutup kemungkinan mendapat rekanan bisnis baru.

Menumbuhkan percaya diri
Bepergian ke tempat-tempat impian anda dapat menjadi salah satu pencapaian yang dilihat untuk ukuran tersendiri sebuah kesuksesan. Sekian lama anda bekerja dan mengumpulkan untuk liburan, membuat kenikmatan liburan menjadi lebih mengasyikan.

Mencegah Stroke
Relevansinya memang banyak dianggap hanya sedikit, namun anda perlu mengetahui bahwa orang yang ceria penuh dengan kebahagiaan serta memori yang indah akan lebih sedikit resiko terkena stroke.
Meningkatkan keharmonisan keluarga
Waktu yang setiap hari kian terbatas dengan orang-orang tercinta, mampu menurunkan keharmonisan. Dengan berlibur bersama, tentunya anda akan memiliki waktu berkualitas dengan keluarga. Dan manfaat liburan sangat baik untuk menjaga keharmonisan rumah tangga.

Meningkatkan kasih sayang bersamaLiburan tidak hanya menjaga keharmonisan, baik anak-anak, suami, dan istri dapat meningkatkan rasa kasih sayang masing masing untuk menatap hidup penuh cinta kasih. Apa yang menyebabkannya ? tentu rasa tawa dan senda gurau saat liburan menjadi hal yang tak akan terlupakan.

Sebagai memori masa depan
Apa yang akan anda kenang bersama keluarga untuk masa depan? salah satunya tentu adalah liburan menyenangkan. Liburan akan membuat anda tak akan melupakan anggota keluarga beserta memberikan rasa persatuan dalam keluarga.

Mencegah perceraian
Percaya atau tidak pasangan suami istri yang sering pergi liburan bersama keluarga memiliki memiliki tingkat risiko rendah terhadap perceraian dibandingkan yang tidak pernah berlibur. Memori dan penuhnya kehangatan saat liburan menjadi faktor X yang dapat mereda ‘perkelahian suami istri’.
Pengaturan Anggaran Biaya Liburan
Sejenak liburan idaman yang kita rencanakan sangat indah, namun menyisakan permasalahan keuangan yang membuat impian liburan idaman sedikit buyar. Namun kita dapat mensiasati dengan tips anggaran budget liburan ini.

Dana tranportasi harus disediakan sekitar 25%. Tentukanlah jenis tranportasi yang akan ada gunakan untuk ke tempat tujuan wisata. Carilah informasi mengenai tiket hemat yang dapat anda pesan untuk pulang pergi. Biaya tranportasi ini juga termasuk tranportasi darat ke tempat wisata.
    Sekitar alokasi dana 20% dari budget liburan anda. Carilah informasi sebanyak-banyak mengenai tempat-tempat penginapan pada tempat tujuan rekreasi anda. Untuk mendapatkan sarana penginapan cocok dengan budget anda.
    15% untuk kebutuhan makanan. Biaya makan perhari dikalikan jumlah hari liburan anda. Untuk penghematan, pergilah kerestoran-restoran menu paket untuk mencicipi beberapa menu makanan sekaligus atau pasar – pasar yang menjual makanan khas lokal.
    Anggaran 15% untuk tempat wisata. Budget ini untuk pembelian tiket tempat wisata yang akan kita kunjungi. Carilah informasi sebelumnya untuk estimasi harga tiket dan waktu kunjungannya.
    15% untuk buah tangan. Membawa buah tangan biasanya menjadi hal yang paling boros pada liburan. Buatlah daftar barang yang akan anda beli dan siapa yang hendak anda berikan. Carilah informasi diskon yang dapat menghemat pengeluaran anda.
    10% untuk biaya tak terduga. Biaya ini dapat digunakan jika sewaktu-waktu anda sakit atau mengalami pencurian di tempat wisata atau pun keadaan tak terduga lainnya.

Manfaatkan liburan bersama keluarga minimal 1 x dalam 1 tahun untuk mendapatkan kebahagiaan lebih bersama keluarga tercinta. Ajak pasangan atau anggota keluarga anda untuk berlibur secara rutin.

Jumat, 24 November 2017

Pidato Presiden Joko Widodo pada Peringatan Hari Guru Nasional SMPN 3 Ba...

Pada puncak acara Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2015 dengan tema "Guru Mulia Karena Karya", Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menyampaikan bahwa, "guru itu bukan hanya sebuah pekerjaan tetapi guru adalah menyiapkan sebuah masa depan". Presiden Joko Widodo juga meyakini bahwa, "karya guru-guru akan melukis wajah masa depan Republik Indonesia". "Guru adalah teladan bagi generasi masa depan. Teladan pembelajar yang terus belajar."

Hari Guru Nasional Tahun 2017 SMPN 3 Balung


Pedoman HUT PGRI Ke-72 dan Hari Guru Nasional Tahun 2017. Pada kesempatan ini, kami ingin membagikan informasi mengenai Pedoman Pelaksanaan Peringatan HUT Ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2017 yang file aslinya telah dikeluarkan langsung oleh pengurus Besar PGRI yang langsung ditandatangai oleh Ketua Umum Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd dan Sekretaris Jenderal M. Qudrat Nugraha, Ph.D. Dalam pedoman pelaksanaan peringatan HUT PGRI tersebut telah disampaikan pula tema pada tahun 2017 ini yaitu "Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja untuk Penguatan Pendidikan Karakter".

Download Pedoman Pelaksanaan HUT ke-72 PGRI dan HGN Tahun 2017. Pada artikel ini, Anda bisa langsung mendownload atau mengunduh file pedoman asli yang berbentuk .pdf pada link download yang sudah disediakan di paling bawah artikel. Namun, Anda juga bisa melihat langsung cuplikan isi dari pedoman tersebut di bawah ini: 

PEDOMAN PELAKSANAAN PERINGATAN HUT KE-72 PGRI DAN HARI GURU NASIONAL TAHUN 2017

Download pedoan HUT PGRI ke-72

Kata Pengantar

Puji syukur kehadirat Allah, Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan hidayahNya, kami dapat mempersiapkan peringatan HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2017 yang pada tahun ini bertemakan “Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja untuk Penguatan Pendidikan Karakter”.

Rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2017 dimulai bulan September s.d. Desember 2017 dengan berbagai kegiatan antara lain upacara, diskusi publik/seminar, forum ilmiah guru, penghargaan kepada guru berpr estasi dan berdedikasi, ziarah ke makam pahlawan, ziarah ke makam tokoh PGRI, jalan sehat, talkshow, kompetisi pembelajaran kreatif dan inovatif, kompetisi guru menulis dan menerbitkan buku, serta pemberian penghargaan kepada kepala daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota pada acara puncak peringatan yang direncanakan dihadiri oleh Bapak Presiden RI. 

Untuk kelancaran kegiatan peringatan HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2017, Pengurus PGRI di semua tingkat diharapkan dapat melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait. Harapan kami dengan peringatan HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2017 PGRI dapat berkontribusi dalam mewujudkan guru yang profesional dalam rangka peningkatan layanan pendidikan yang bermutu.

Pedoman ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi seluruh pengurus provinsi di semua tingkat dan pihak terkait dalam pelaksanaan peringatan HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2017.

Dirgahayu PGRI dan Selamat Hari Guru Nasional 2017.

Pendahuluan

Pada tanggal 25 November 1945, seratus hari setelah Indonesia merdeka, di Surakarta, Jawa Tengah, puluhan organisasi guru berkongres, bersepakat, berhimpun dan membentuk satu-satunya wadah organisasi guru, dengan nama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Sejak lahir PGRI yang bersifat unitaristik, independen, dan nonpolitik praktis, adalah organisasi profesi, perjuangan, dan ketenagakerjaan, yang selalu berupaya mewujudkan guru yang profesional, sejahtera, dan bermartabat, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

Peran guru dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia sungguh besar dan sangat menentukan. Guru merupakan salah satu komponen yang strategis dalam menentukan keberhasilan pendidikan yang meletakkan dasar serta turut mempersiapkan pengembangan potensi peserta didik untuk mencapai tujuan nasional mencerdaskan bangsa. Sejak masa penjajahan, guru selalu menanamkan kesadaran akan harga diri sebagai bangsa dan menanamkan semangat nasionalisme kepada peserta didik dan masyarakat. Pada tahap awal kebangkitan nasional, para guru aktif dalam organisasi pembela tanah air dan pembina jiwa serta semangat para pemuda pelajar.

Dedikasi, tekad, dan semangat persatuan dan kesatuan para guru yang dimiliki secara historis tersebut perlu dipupuk, dipelihara dan dikembangkan sejalan dengan tekad dan semangat era global untuk masa depan bangsa. Dalam Undang-Undang Guru dan Dosen dinyatakan bahwa guru wajib menjadi anggota organisasi profesi guru. 

Guru harus menjaga solidaritas dan soliditas bersama komponen lainnya. Guru harus berupaya menjaga kebersamaan dan menghindari perpecahan antar sesamanya. 

Sebagai penghormatan kepada guru dan PGRI, Pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Ta hun 1994 2

menetapkan tanggal 25 November, hari kelahiran PGRI, sebagai Hari Guru Nasional, yang kemudian dimantapkan melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Sejak tahun 1994 setiap tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional dan Hari Ulang tahun PGRI secara bersama-sama.

Pada 25 November 2017 ini PGRI genap berusia 72 tahun. Usia yang cukup matang dan dewasa bagi sebuah organisasi. Selama kurun waktu tersebut, banyak pengabdian yang telah disumbangkan, banyak aktivitas yang telah dilaksanakan, banyak perjuangan yang telah dikerjakan, banyak kegiatan perlindungan terhadap anggota yang telah diberikan. Di samping itu, telah juga banyak peristiwa, persoalan, tantangan, dan kendala yang telah dihadapinya.

Peringatan HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun ini akan diadakan sejumlah kegiatan yang direncanakan berlangsung sebelum bulan November 2017. Melalui kegiatan di berbagai tingkat dan jenjang ini diharapkan mampu meningkatkan eksistensi PGRI, menjadikan PGRI sebagai organisasi profesi, serta membangun solidaritas dan kesetiakawanan anggota. Selain itu juga diharapkan mampu meningkatkan semangat anggota dan menggugah pihak lain untuk berperan maksimal dalam memuliakan guru dan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, termasuk menjadikan PGRI sebagai organisasi profesi guru yang kuat dan bermartabat.

Tema
Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja untuk Penguatan Pendidikan Karakter

Tujuan Kegiatan
  1. Meningkatkan kesadaran dan komitmen guru dan pemangku kepentingan pendidikan dalam upaya mencerdaskan kehidupandan pembangunan karakter bangsa. 
  2. Memacu kinerja dan kedisiplinan guru dalam menjalankan tugas profesionalnya mempersiapkan sumber daya manusia sebagai basis terwujudnya generasi emas Indonesia tahun 2045.
  3. Memperkuat semangat dan dedikasi guru melalui organisasi guru Profesional PGRI dalam meningkatkan sumber daya manusia yang bermutu.
  4. Memperkuat rasa kebersamaan guru melalui organisasi profesi PGRI yang independen, demokratis, dan bersinambungan.
  5. Memperkokoh solidaritas dan kesetiakawanan anggota serta meningkatkan kepercayaan masyarakat dan anggota kepada PGRI, sebagai organisasi profesi guru di Indonesia.
  6. Mendorong kepedulian pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat akan pentingnya kedudukan dan peran strategis guru dalam membangun pendidikan karakter bangsa yang cerdas, kompetitif, dan bermartabat.
Jenis Kegiatan

Rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2017 dimulai bulan September sekaligus memperingati Hari Guru Internasional dan berakhir pada acara puncak pada tanggal 25 November 2017.

1. Upacara Peringatan HUT ke-72 PGRI dan HGN tahun 2017 

a. Upacara HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional tahun 2017dilaksanakan serentak tanggal 25 November 2017 atau disesuaikan dengan kondisi daerah setempat. Upacara di daerah diselenggarakan oleh panitia provinsi, kabupaten,kota, cabang, unit kerja pendidikan, dan satuan pendidikan.
b. Dalam upacara peringatan HUT PGRI dan HGN dibacakan ‟Sejarah Singkat PGRI‟, dan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI oleh pembina upacara dan dinyanyikan lagu-lagu kebangsaan dan lagu Hymne Guru, Terima Kasih Guruku, dan Syukur. 
c. Apabila upacara peringatan diselenggarakan oleh Pengurus PGRI dan satuan pendidikan di lingkungan PGRI, dibacakan „Sambutan Ketua Umum PB PGRI‟ oleh pembina upacara dan dinyanyikan juga lagu Mars PGRI. 
d. Pokok-pokok susunan acara upacara bendera sama dengan susunan upacara peringatan hari besar dengan penyesuaian pada nyanyian lagu-lagu penghargaan terhadap guru.
e. Acara puncak peringatan HUT ke-72 PGRI dan HGN tahun 2017 Tingkat Nasional yang direncanakan akan dihadiri oleh Bapak Presiden RI diselenggarakan pada 2 Desember 2017 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi. Acara dihadiri kurang lebih 30.000 guru, tenaga pendidik, dan dosen, yang akan dibuka oleh Bapak Presiden RI.
f. Pada saat upacara HUT ke-72 PGRI dan HGN tahun 2017 seluruh guru (anggota) harus menggunakan baju seragam PGRI, batik hitam putih motif Kusuma Bangsa dan celana atau rok hitam.

2. Ziarah ke Makam Pahlawan atau Ziarah ke Makam Tokoh Pendidikan/PGRI

a. Ziarah tingkat nasional diadakan di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta pada tanggal 24 November 2017.
b. Di Ibu Kota provinsi, kabupaten/kota yang mempunyai makam pahlawan, diharapkan dapat diselenggarakan ziarah ke makam pahlawan dan/atau makam tokoh pendidikan/PGRI di daerahnya yang diatur penyelenggaraannya oleh Panitia HUT ke-72 PGRI dan HGN tahun 2017. 

3. Diskusi Publik/ Seminar

Topik yang dibahas disesuaikan dengan tema peringatan HUT ke-72 PGRI dan HGN tahun 2017, yaitu “Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja untuk Penguatan Pendidikan Karakter”.

4. Konsolidasi Organisasi

a. Pengelolaan keanggotaan dan keuangan PGRI sesuai dengan Sistem Informasi Keanggotaan (SIK) dan Aplikasi Sistem Informasi Keuangan (ASIK) yang telah dikembangkan oleh PB PGRI.
b. Menumbuhkembangkan rasa kepedulian dan tanggung jawab anggota terhadap organisasi, antara lain ditandai dengan pemberian KTA PGRI dan penertiban membayar iuran anggota.
c. Penerimaan anggota baru

1). Guru dan tenaga kependidikan di Indonesia mencapai 3,8 juta orang. Dalam upaya menjadikan PGRI organisasi yang kuat dan bermartabat perlu meningkatkan jumlah anggota.

Semua guru wajib menjadi anggota organisasi profesi guru (Pasal 41 UUGD). Anggota PGRI itu stelsel aktif, menjadi anggota harus mendaftar. Namun begitu, pengurus perlu proaktif, melakukan sosialisasi, menyediakan formulir pendaftaran dan menerbitkan kartu anggota. Pendaftaran anggota baru terutama guru dan tenaga kependidikan di SMK, SMA, SMP, Negeri dan swasta serta sekolah-sekolah di bawah Kementrian Agama, agar mencapai 95% dari jumlah guru di masing-masing wilayah. 

2). Anggota baru yang masuk sampai periode November 2016, akan diumumkan pada acara puncak yaitu upacara HGN dan HUT PGRI tanggal 2 Desember 2017.

3). Laporan dari masing-masing provinsi sudah diterima Pengurus Besar paling lambat tanggal 25 November 2017.

4) PB PGRI akan memberikan penghargaan kepada Pengurus PGRI Provinsi atau Kabupaten/Kota yang berhasil merekrut sedikitnya 80% dari jumlah guru di daerahnya menjadi anggota PGRI dan penambahan anggota dengan prosentase tertinggi.

5. Kompetisi Pembelajaran Kreatif dan Inovatif

6. Kompetisi Guru Menulis dan Menerbitkan buku

7. Kampanye Pendidikan Bermutu untuk Semua melalui berbagai kegiatan, misalnya: 
a. Media cetak (poster, phamplet, spanduk, dll)
b. Sarasehan /seminar/ talkshow, dll. 
c. Menulis dengan tema ”Membangkitkan Kesadaran Kolegtif Guru dalam Meningkatkan Disiplin dan Etos Kerja untuk Penguatan Pendidikan Karakter”.

8. Forum Ilmiah Guru (FIG), diselenggarakan sesuai dengan pedoman yang ditetapkan oleh Pengurus Besar PGRI.

9. Gerak jalan sehat/Bakti sosial (donor darah, kebersihan lingkungan, dll). Gerak jalan di tingkat nasional dilaksanakan pada tanggal 26 November 2017.

10. Mengadakan kunjungan ke tokoh atau mantan pengurus PGRI, tokoh PGRI, yatim piatu terutama yatim piatu anak guru.

11. Pemberian Penghargaan

Pemberian penghargaan kepada Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang berprestasi dan berdedikasi luar biasa dalam melaksanakan tugas profesionalnya peningkatan kualitas pembelajaran oleh pengurus PGRI di semua tingkat, Gubernur, atau Bupati/Walikota sesuai kebijakan wilayah masing-masing.

Pada tingkat nasional. 

12. Mengadakan audiensi kepada pemerintah daerah setempat untuk berkoordinasi tentang persoalan pendidikan, guru, tenaga kependidikan, organisasi profesi guru (PGRI), dan peningkatan pelaksanaan kode etik guru untuk menjaga dan meningkatkan kehormatan dan martabat guru dalam pelaksanaan tugas keprofesionalan yang berisi norma dan etika yang mengikat perilaku guru.

13. Penyebarluasan Kegiatan melalui Media
a. Upayakan kegiatan yang dilakukan disebarluaskan kepada masyarakat, khususnya kepada anggota.
b. Jika memungkinkan diadakan acara khusus dengan media sesuai tema, misalnya publikasi media luar ruang, talkshow, jumpa pers, dan lain-lain. 

14. Pemberian Penghargaan Dwija Praja Nugraha kepada kepala daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang berdedikasi tinggi terhadap kemajuan pendidikan dan guru

Bendera PGRI/Spanduk /Umbul-Umbul/Baliho
Untuk memeriahkan peringatan HGN tahun 2017 dan HUT ke-72 PGRI, diharapkan di kantor-kantor PGRI di semua tingkat kepengurusan, dan satuan pendidikan dikibarkan bendera PGRI, dipasang spanduk, umbul-umbul, dan baliho.

Penutup
Semua Pengurus PGRI di setiap tingkat agar melakukan kordinasi dengan instansi terkait dan mitra kerja dalam penyelenggaraan peringatan HUT ke-72 PGRI dan HGN Tahun 2017. 
 Download Juga: Pidato/Sambutan Hari Guru dan HUT PGRI Ke-72 Tahun 2017
Demikian Pedoman Pelaksanaan Peringatan HUT ke-72 PGRI dan HGN Tahun 2017 untuk dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuan dan kondisi organisasi di setiap tingkat.

Untuk melihat versi file asli dari Pedoman Pelaksanaan HUT PGRI Ke-72 dan Hari Guru 

Rabu, 22 November 2017

EKSISTENSI PENDIDIKAN, PEMEGANG PERAN MASA DEPAN BANGSA



Menelaah data tentang tren prestasi siswa yang menunjukkan bahwa pada tahun 2011, peringkat anak-anak Indonesia bertengger di posisi 38 dari 42 negara untuk prestasi matematika, dan menduduki posisi 40 dari 42 negara untuk prestasi sains. Rata-rata skor prestasi matematika dan sains berturut-turut adalah 386 dan 406, masih berada signifikan di bawah skor rata-rata internasional.

Data diatas diteliti oleh Third In International Mathematics Science and Study (TIMSS) pada tahun 1999 hingga 2011. TIMSS adalah rangkaian studi internasional untuk melihat prestasi matematika dan sains siswa sekolah lanjutan tingkat pertama yang dilakukan empat tahun sekali sejak tahun 1995, yang dibentuk oleh sebuah institusi independen International Association for the Evaluation of Educational Achievement ( IEA ) yang berkedudukan di Amsterdam Belanda.

Bagi Indonesia, bagaimana peringkat prestasi siswa Indonesia pada tahun 1999, 2003, dan 2007? Apakah sempat terjadi peningkatan? Data kembali menunjukkan pada tahun 1999, 2003 dan 2007, posisi prestasi matematika siswa Indonesia secara berturut-turut bertengger di posisi 34 dari 38 negara (skor 403), 35 dari 46 negara (skor 411), 36 dari 49 negara (skor 397). Serta untuk sains siswa Indonesia bercokol di posisi 32 dari 38 negara (skor 435), 37 dari 46 negara (skor 420), dan 35 dari 49 negara (skor 427). Selama hampir 10 tahun, prestasi Indonesia dalam matematika dan sains tidak beranjak naik dan berubah menjadi lebih baik. Dimana sebenarnya titik lemah pendidikan kita?

Kita bisa mengambil contoh dari kebijakan pemerintah yang diambil dalam dunia pendidikan akhir-akhir ini. Kurikulum 2013 misalnya. Kurikulum ini telah dijalankan di sebagian sekolah di Indonesia sejak tahun ajaran 2013/2014. Bisa dibilang sebagian sekolah yang menerapkan kurikulum ini sejak tahun 2013 adalah sekolah yang diikutkan masa percobaan kurikulum 2013 untuk mematangkan kurikulum.

Yang mengherankan adalah, setelah satu tahun percobaan kurikulum, kurikulum 2013 ini belum matang namun diterapkan secara serentak di seluruh sekolah di Indonesia tahun 2014. Belum matangnya kurikulum dapat dilihat dari sulitnya mendapat buku paket serta sebagian besar guru-guru yang belum mendapat training terkait kurikulum ini.

Diterapkannya kurikulum ini di seluruh Indonesia menimbulkan masalah lain karena kurang siapnya sekolah untuk mengikuti kurikulum yang baru, selain itu kurikulum ini sendiri memang belum matang benar.

Dinas pendidikan akhirnya menghentikan kurikulum ini secara resmi bagi sekolah-sekolah yang baru menerapkannya selama satu semester, sedangkan bagi sekolah yang telah menerapkan kurikulum ini secara tiga semester, bisa melanjutkan.

Sekolah yang berhenti menerapkan kurikulum 2013, diharapkan kembali ke kurikulum 2006 (KTSP). Timbul masalah lain dari keputusan ini. Hal ini membuat bingung masyarakat serta sekolah. Para orang tua kebingungan mencari buku paket KTSP yang sebelumnya ditetapkan  sudah tidak berlaku. Sekolah pun dibuat bingung karena penerapan dua kurikulum berbeda, kurikulum 2013 dan KTSP tahun 2006.

Berkaitan dengan pendidikan, tak bisa dipungkiri bahwa jaman sekarang ini pendidikan adalah hal yang penting di tiap negara dan di tiap kalangan. Tanpa pendidikan, tidak akan ada perkembangan dalam sebuah negara. Setiap negara seharusnya dapat menyediakan pendidikan yang sebaik-baiknya bagi rakyatnya demi masa depan negara itu sendiri.

Kualitas pendidikan di Indonesia sendiri saat ini masih rendah dan cukup memprihatinkan. Di saat negara-negara lain—termasuk negara-negara di Asia—berlomba-lomba memperbaiki sistem pendidikannya, Indonesia masih bertahan di sistem pendidikan yang sama. Untuk itulah di Indonesia sistem pendidikan ditinjau berulang-ulang untuk semakin tepat dalam aplikasi dan sasarannya.

Disini pemerintah memiliki peran besar dalam memantau dan meningkatkan kualitas pendidikan. Penetapan sistem pendidikan yang baku dan tidak harus berubah tiap kali pergantian menteri harus bisa menjadi target pemerintah. Hal ini bisa memberikan kepastian bagi tiap pengajar dan sekolah. Sehingga tidak menimbulkan kebingungan dan harus beradaptasi kembali dengan kurikulum baru tiap kali ada pergantian menteri pendidikan.

IWA-2—International Workshop Agreement adalah panduan penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 bagi lembaga pendidikan. Panduan ini ditinjau setiap 3 tahun untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar sistem manajemen  mutu yang berlaku.

International Workshop Agreement-2 telah menerbitkan edisi keduanya pada tahun 2007 untuk menggantikan edisi sebelumnya yang dikeluarkan tahun 2003. Edisi kedua ini disusun oleh peserta workshop yang terdiri dari 47 orang ahli di bidang pendidikan dan penjaminan mutu, diantaranya terdapat guru, dosen, profesor, serta pengamat dan praktisi di bidang pendidikan. Hal ini memastikan bahwa IWA-2 dapat menjadi panduan yang tepat dan memadai bagi dunia pendidikan.

IWA 2:2007 ini dibuat dengan tujuan memudahkan lembaga pendidikan di tiap jenjang untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dan efektif berdasarkan ISO 9001. Karenanya dengan adanya panduan ini akan memudahkan lembaga pendidikan untuk menerapkan ISO 9001.

Penerapan panduan IWA 2:2007 akan menutup kelemahan-kelemahan yang terdapat di sistem pendidikan Indonesia. Lewat 12 prinsip yang dimilikinya—8 prinsip utama dan 4 prinsip tambahan—IWA-2 menjamin terselenggaranya pendidikan dengan mutu yang tinggi.

Pertama, pendekatan proses. Hal ini berarti IWA-2 lebih menekankan pada proses karena hasil dari pendidikan tak dapat dilihat langsung hasilnya. Kedua, tenaga yang mendidik harus menguasai hal di bidangnya. Ketiga, proses yang dilakukan dalam belajar harus seoptimal mungkin. Keempat, menghasilkan lulusan-lulusan yang memiliki jiwa kepemimpinan yang bisa melihat jauh ke depan atau visioner. Kelima, tiap keputusan atau hasil yang ada harus didasarkan pada fakta bukan rasa suka atau tidak suka. Keenam, dapat berkolaborasi dengan rekannya. Ketujuh, seluruh individu dalam lembaga pendidikan harus bekerja bersama-sama agar terselenggara legiatan pembelajaran yang baik. Delapan, adanya proses pengembangan berkelanjutan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi peserta didik seiring perkembangan teknologi.

Selain 8 prinsip utama tersebut, IWA-2 memiliki 4 prinsip tambahan, yang pertama adalah menciptakan nilai tambah bagi para siswa, misalnya penanaman nilai berorganisasi lewat kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan di sekolah. Kedua, fokus terhadap nilai-nilai sosial. Ketiga, kecerdasan yang memungkinkan para peserta didik dapat belajar secara mandiri dalam kondisi apapun. Keempat, kemandirian.

Prinsip-prinsip yang dimiliki IWA-2 ini tentu sangat dibutuhkan dalam aplikasi sistem pendidikan Indonesia yang kita kenal selama ini. Sistem pendidikan Indonesia lebih mementingkan hasil dibanding proses sedangkan IWA-2 mementingkan proses dan hasil dari proses yang dibentuk. Tidak ada aspek yang diabaikan.

Penerapan IWA-2 akan membawa perubahan signifikan terhadap dunia pendidikan di Indonesia. Hasilnya tidak hanya dirasakan oleh peserta didik saja namun akan dirasakan oleh tenaga pendidik juga. Penerapan ini akan meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia, dan prestasi sains Indonesia akan menjadi kebanggaan bagi bangsa ini. SMPN 3 Balung

Minggu, 19 November 2017

MASA TRANSISI PERKEMBANGAN PSIKOLOGI ANAK USIA SMP 3 BALUNG





Pada dasarnya Anak Usia SMP merupakan masa yang paling banyak dipengaruhi oleh lingkungannya dan teman sebayanya dan dalam rangka menghindari hal-hal negative yang dapat merugikan dirinya sendiri dan orang lain, remaja hendaknya memahami dan memiliki apa yang disebut kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional ini terlihat dalam hal-hal seperti bagaimana remaja mampu untuk memberi kesan yang baik tentang dirinya, mampu mengungkapkan dengan baik emosinya sendiri, berusaha menyetarakan diri dengan lingkungan, dapat mengendalikan perasaan dan mampu mengungkapkan reaksi emosi sesuai dengan waktu dan kondisi yang ada sehingga interaksi dengan orang lain dapat terjalin dengan lancar dan efektif.
Kecerdasan emosional bukan merupakan lawan kecerdasan intelektual yang biasa dikenal dengan IQ, namun keduanya berinteraksi secara dinamis. Pada kenyataannya perlu diakui bahwa kecerdasan emosional memiliki peran yang sangat penting untuk mencapai kesuksesan di sekolah, tempat kerja, dan dalam berkomunikasi di lingkungan masyarakat.

Psikologi Perkembangan Pada Anak SMP adalah Suatu Mental baik normal maupun abnormal yang bertambah sempurna, baik secara pribadi ataupun pikiran yang di alami oleh anak usia SMP.Bertambahnya mental anak tersebut bisa menuju ke positif maupun negatifnya tergantung didikan anak tersebut,baik dari keluarga,lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakatnya.

Pengertian Kecerdasan Emosional Anak Pada Usia SMP
Masa remaja dikenal dengan masa storm and stress dimana terjadi pergolakan emosi yang diiringi dengan pertumbuhan fisik yang pesat dan pertumbuhan secara psikis yang bervariasi. Pada masa remaja (usia 12 sampai dengan 21 tahun) terdapat beberapa fase (Monks, 1985), fase remaja awal (usia 12 tahun sampai dengan 15 tahun), remaja pertengahan (usia 15 tahun sampai dengan 18 tahun) masa remaja akhir (usia 18 sampai dengan 21 tahun) dan diantaranya juga terdapat fase pubertas yang merupakan fase yang sangat singkat dan terkadang menjadi masalah tersendiri bagi remaja dalam menghadapinya. Fase pubertas ini berkisar dari usia 11 atau 12 tahun sampai dengan 16 tahun (Hurlock, 1992) dan setiap individu memiliki variasi tersendiri. Masa pubertas sendiri berada tumpang tindih antara masa anak dan masa remaja, sehingga kesulitan pada masa tersebut dapat menyebabkan remaja mengalami kesulitan menghadapi fase-fase perkembangan selanjutnya. Goleman (1997), mengatakan bahwa koordinasi suasana hati adalah inti dari hubungan sosial yang baik. Apabila seseorang pandai menyesuaikan diri dengan suasana hati individu yang lain atau dapat berempati, orang tersebut akan memiliki tingkat emosionalitas yang baik dan akan lebih mudah menyesuaikan diri dalam pergaulan sosial serta lingkungannya. Lebih lanjut Goleman mengatakan bahwa kecerdasan emosional adalah kemampuan lebih yang dimiliki seseorang dalam memotivasi diri, ketahanan dalam meghadapi kegagalan, mengendalikan emosi dan menunda kepuasan, serta mengatur keadaan jiwa. Dengan kecerdasan emosional tersebut seseorang dapat menempatkan emosinya pada porsi yang tepat, memilah kepuasan dan mengatur suasana hati.

Sementara Cooper dan Sawaf (1998) mengatakan bahwa kecerdasan emosional adalah kemampuan merasakan, memahami, dan secara selektif menerapkan daya dan kepekaan emosi sebagai sumber energi dan pengaruh yang manusiawi. Kecerdasan emosi menuntut penilikan perasaan, untuk belajar mengakui, menghargai perasaan pada diri dan orang lain serta menanggapinya dengan tepat, menerapkan secara efektif energi emosi dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya Howes dan Herald (1999) mengatakan pada intinya, kecerdasaan emosional merupakan komponen yang membuat seseorang menjadi pintar menggunakan emosi. Lebih lanjut dikatakannya bahwa emosi manusia berada diwilayah dari perasaan lubuk hati, naluri yang tersembunyi, dan sensasi emosi yang apabila diakui dan dihormati, kecerdasaan emosional menyediakan pemahaman yang lebih mendalam dan lebih utuh tentang diri sendiri dan orang lain.

Peran seorang Guru dalam membentuk kepribadian dan kreatifitas Anak sangat berkaitan erat, setidaknya dalam hidupnya sejak dari taman kanak-kanak hingga kuliah di Perguruan Tinggi, seorang anak akan berhubungan langsung dengan para guru selama belasan bahkan puluhan tahun lamanya. Jadi bagaimana mungkin peran seorang guru tidak menjadi sesuatu hal yang mendapatkan prioritas lebih dari masyarakat untuk dapat menangani Perkembangan psikologi pada anak didiknya. setidaknya dalam kehidupannya setiap hari, seperempat atau setengahnya (5 – 8 jam) waktu seorang Anak akan dihabiskannya bersama dengan para gurunya di sekolah, bahkan ada dan bahkan banyak keakraban antara Anak dan gurunya berlanjut positif sampai ke luar lingkungan sekolah. Seperti terjadi dalam tetralogi laskar pelangi, bagaimana perjuangan seorang guru, hubungan sosialnya dengan para muridnya telah membentuk para murid menjadi para anak tangguh, berbudi, dan memiliki cita-cita tinggi.
Dalam mengatasi kenakalan Anak yang paling dominan mengendalikan adalah dari keluarga, karena merupakan lingkungan yang paling pertama ditemui seorang anak. Di dalam menghadapi Pikologi Perkembangan pihak orang tua kehendaknya dapat mengambil dua sikap bicara yaitu :

Sikap/cara yang bersifat preventif
Yaitu perbuatan/tindakan orang tua terhadap anak yang bertujuan untuk menjauhkan si anak daripada perbuatan buruk atau dari lingkungan pergaulan yang buruk. Dalam hal sikap yang bersifat preventif, pihak orang tua dapat memberikan/mengadakan tindakan sebagai berikut :
• menanamkan rasa disiplin dari ayah terhadap anak.
• memberikan pengawasan dan perlindungan terhadap anak oleh ibu.
• pencurahan kasih sayang dari kedua orang tua terhadap anak.
• menjaga agar tetap terdapat suatu hubungan yang bersifat intim dalam satu ikatan keluarga.
Disamping keempat hal yang diatas maka hendaknya diadakan pula :
• Pendidikan agama untuk meletakkan dasar moral yang baik dan berguna.
• Penyaluran bakat si anak ke arah pekerjaan yang berguna dan produktif, supaya kepribadian dan kreatifitas anak terasah.
• Rekreasi yang sehat sesuai dengan kebutuhan jiwa anak.
• Pengawasan atas lingkungan pergaulan anak sebaik-baiknya.

Sikap/cara yang bersifat represif
Yaitu pihak orang tua hendaknya ikut serta secara aktif dalam kegiatan sosial yang bertujuan untuk menanggulangi masalah kenakalan anak seperti menjadi anggota badan kesejahteraan keluarga dan anak, ikut serta dalam diskusi yang khusus mengenai masalah perlindungan anak-anak. Selain itu pihak orang tua terhadap anak yang bersangkutan dalam perkara kenakalan hendaknya mengambil sikap sebagai berikut :
• Mengadakan introspeksi sepenuhnya akan kealpaan yang telah diperbuatnya sehingga menyebabkan anak terjerumus dalam kenakalan anak.
• Memahami sepenuhnya akan latar belakang daripada masalah kenakalan yang menimpa anaknya.
• Meminta bantuan para ahli (psikolog atau petugas sosial) di dalam mengawasi perkembangan kehidupan anak, apabila dipandang perlu.
• Membuat catatan perkembangan pribadi anak sehari-hari.

Psikologi perkembangan pada anak usia SMP dapat di peroleh dari berbagai factor diantaranya dari factor keluarga,lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat.Apabila anak tersebut berada di lingkungan yang baik maka anak tersebut akan cenderung menjadi anak yang baik pula,ataupun sebaliknya karena buah tidak jatuh jauh dari pohonnya.Apalagi Anak usia SMP yang sedang memasuki masa storm and stress dimana terjadi pergolakan emosi yang diiringi dengan pertumbuhan fisik yang pesat dan pertumbuhan secara psikis yang bervariasi.Sehingga sangat mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitarnya.Maka dari itu, untuk menyikapinya diperlukan dengan cara mempunyai pegangan ilmu agama yang kuat,kasih saying yang terlimpahkan oleh orang tuanya,mengintrospeksi diri dsb.

Saran
Pemerintah adalah sebagai kontrol dunia pendidikan karena dari sinilah masa depan bangsa di tentukan, guru sebagai pendidik sudah sepantasnya dapat menentukan metode yang paling tepat untuk mendidik para siswanya melalui pendekatan psikologis agar tercipta suasana belajar yang nyaman dan kekeluargaan dan yang terakhir adalah orang tua sebagai orang terdekat dan merupakan tempat pertama seorang anak mengenal lingkungan hendaknya memberikan contoh yang positif dalam keseharian baik dalam bentuk sikaf maupun komunikasi yang bersidat searah dan dua arah
Akhirnya dari semua pembahasan ini kami sebagai penulis berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Amin.. SMPN 3 Balung